Deli Serdang – dstvnews.com /
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menangani kerusakan akses irigasi pasca banjir yang melanda wilayah Kabupaten Deli Serdang pada 26–28 November 2025 lalu. Rehabilitasi dilakukan di Desa Tanjung Mulia dan Desa Perbarakan, yang terdampak cukup parah akibat tingginya curah hujan. 26/12/2025
Melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat hingga rehabilitasi infrastruktur irigasi yang rusak. Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan kebijakan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, yang menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan sektor pertanian pasca bencana.
Kepala dan jajaran teknis Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi secara proaktif melaksanakan setiap instruksi pimpinan daerah dengan mengedepankan efektivitas dan kecepatan kerja di lapangan. Fokus utama rehabilitasi adalah memulihkan aliran irigasi agar kebutuhan air pertanian kembali normal, terutama pada areal persawahan yang sudah memasuki masa tanam.
Hasil dari proses rehabilitasi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan. Tercatat sebanyak 172 hektare areal irigasi berhasil diselamatkan, dengan kondisi tanaman padi yang telah tertanam dapat terus tumbuh dan terjaga dari ancaman gagal panen. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam melindungi kepentingan petani dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap upaya rehabilitasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan pertanian serta membantu pemulihan ekonomi masyarakat pasca banjir. Sinergi antara pemerintah daerah, jajaran teknis, dan masyarakat akan terus diperkuat guna menghadapi tantangan kebencanaan dan pembangunan infrastruktur ke depan.
Romson nainggolan.Amd.












