Longsor mengancam rumah warga di Desa Juma Tombak Kecamatan STM Hilir

Deli Serdang – dstvnews.com /
Tingginya intensitas hujan di akhir tahun 2025 ini membawa dampak buruk bagi masyarakat luas. Dibeberapa daerah di pulau sumatera terjadi bencana banjir dan tanah longsor, mulai dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Hal ini juga turut dirasakan warga masyarakat di Dusun III Bangun Jati Desa Juma Tombak Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang. Dimana longsor kembali terjadi tepat di belakang rumah warga pada (27/11/2025) siang.

Ada beberapa rumah warga yang langsung terdampak dari longsor ini. sebelum terjadi longsor yang besar diakhir bulan nopember lalu, sebelumnya juga sudah terjadi beberapa kali longsor mulai dari tahun 2022. Terhitung telah terjadi longsor di tempat yang sama sebanyak 5 kali sejak 2022-2025. Sebelumnya jarak rumah ke tepi jurang sejauh kurang lebih 15 meter. Namun setelah terjadinya longsor yang terakhir ini, jarak rumah ke tepi jurang menjadi kira kira 3 meter.

Rumah ibu Katemi yang rumahnya berada paling dekat dengan longsor. Kalau pintu belakang rumah ibu Katemi dibuka langsung terlihat jelas tepi longsornya. Karena itu ibu Katemi sudah merasa tidak nyaman dan ketakutan untuk menempati rumahnya takut kalau sewaktu waktu rumahnya kena longsor. apalagi ibu Katemi diketahui tinggal dirumah hanya seorang diri karena anak anaknya sudah menikah dan tinggal jauh dari rumah ibu Katemi.

Pengakuan ibu Katemi, longsor dibelakang rumahnya mulai terjadi sejak pengaspalan jalan desa mereka. Pekerjaan pengaspalan tanpa adanya dibuat parit atau saluran buangan air berdampak langsung. Dimana setelah pengasalan posisi jalan menjadi lebih tinggi dari rumah ibu Katemi dan dari deretan rumah warga posisi rumah ibu Katemi paling rendah struktur tanahnya. Setiap kali hujan deras semua air dari jalan masuk kepekarangan ibu Katemi dari terus mengalir kebelakang rumah sehingga mengakibatkan longsor.

Permasalahan lonsor ini sudah dilaporkan ibu Katemi ke pemerintahan desa sejak tahun 2024. Dan pengakuan pemerintahan desa telah menyampaikan pemohonan penanggulangan longsor ini ke pemerintahan Kabupaten Deli Serdang.

Menanggapi keluhan warga Desa Juma Tombak terkait longsor ini. (7/1/2026) Ketua umum Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK)
Rahman JP Hutabarat beserta beberapa pengurus meninjau langsung kelokasi longsor.

Ketua umum AMPK mengatakan bahwa ibu Katemi merupakan anggota AMPK. Ketua AMPK berharap ada kerjasama yang baik dengan pemerintahan Desa Juma Tombak untuk mencarikan solusi dalam penanganan lonsor ini. Dan berharap juga ada tindakan nyata dari instansi terkait Pemkab Deli Serdang agar tidak terjadi hal yang lebih buruk terdampak dari longsor ini.

Nando Ginting