Deli Serdang – dstvnews.com
Malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kecamatan Tanjung Morawa nyaris berujung ricuh. Dua kelompok massa terlibat saling serang menggunakan petasan, kembang api, serta lemparan batu di pusat Kota Tanjung Morawa (31/12/2025).
Sebelumnya, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Damanik telah menggelar doa bersama dalam rangka menyambut pergantian tahun di Aula Polsek Tanjung Morawa. Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 16 Tanjung Morawa yang diwakili Serma Faisal Pasaribu, Camat Tanjung Morawa yang diwakili Sekcam Tanjung Morawa, serta tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Damanik mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan, khususnya dengan menyalakan petasan dan kembang api, karena berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Namun, imbauan yang disampaikan melalui pengeras oleh anggota polsek tanjung morawa, di sejumlah lokasi tersebut tampaknya kurang mendapat respons positif dari sebagian masyarakat.

Pada malam pergantian tahun, ribuan warga memadati pusat Kota Tanjung Morawa untuk menyaksikan pesta kembang api dan petasan.
Sekitar pukul 23.30 WIB, suara dentuman petasan dan kembang api mulai terdengar dan di sambut meriah oleh warga yang melihat.
Situasi berubah ketika terjadi lemparan petasan ke arah kerumunan massa, disertai kembang api yang diarahkan secara hampir mendatar hingga hampir mengenai warga.
Sejumlah warga yang merasa terancam kemudian membalas dengan lemparan batu ke arah kelompok yang mengarahkan kembang api secara tidak wajar. Akibat kejadian tersebut, satu orang warga dilaporkan mengalami luka di bagian wajah hingga mengeluarkan darah di bagian mata.
Keributan pun tidak dapat dihindari hingga memicu bentrokan antara dua kelompok massa.
Personel Polsek Tanjung Morawa bersama Polresta Deli Serdang yang telah bersiaga di lokasi kejadian dengan sigap bertindak memisahkan kedua kelompok massa untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar segera membubarkan diri guna menghindari dampak dari pertikaian tersebut. Tepat pukul 00.00 WIB,1/1/2026 warga yang berada di lokasi perayaan pergantian tahun mulai meninggalkan area, sehingga situasi berangsur kondusif dan dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian. (Heri yanto)












