Kabupaten Langkat – dstvnews.com
Hampir dua bulan pascakebakaran rumah warga di Dusun Tanjung Bingei, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, laporan masyarakat yang telah disampaikan ke Polres Binjai disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Rabu (5/3/2026), warga mengaku masih menunggu kejelasan proses hukum atas peristiwa tersebut.
Peristiwa dugaan pembakaran rumah yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum preman itu hingga kini masih menyisakan trauma mendalam bagi para korban. Selain kerugian materiil, warga juga mengaku mengalami tekanan dan rasa tidak aman.
Salah satu korban, Maja Sitepu alias Kobra, mengaku kecewa atas lambannya penanganan laporan yang telah disampaikan ke pihak kepolisian. Ia berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada keluarganya.
Kepada awak media, Maja menuturkan bahwa dirinya bersama keluarga terpaksa mengungsi dari Dusun Tanjung Bingei ke Desa Namukur Utara karena merasa keselamatan mereka terancam.
“Kami masih trauma untuk kembali ke Tanjung Bingei. Preman-preman di sana sangat meresahkan dan kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Maja juga mengungkapkan bahwa sebelum dan sesudah peristiwa kebakaran, dirinya mengaku mendapat intimidasi dari sejumlah oknum yang diduga terlibat. Ia berharap pihak kepolisian dapat memberikan perlindungan hukum agar keluarganya dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Berdasarkan pantauan di lapangan,
keresahan tidak hanya dirasakan oleh keluarga Maja Sitepu. Sejumlah warga lainnya mengaku mengalami hal serupa. Bahkan, beberapa rumah dilaporkan turut terbakar dalam insiden tersebut. Warga menduga aksi itu dilakukan oleh kelompok preman yang selama ini disebut-sebut meresahkan masyarakat setempat.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Binjai melalui sambungan telepon WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Masyarakat Desa Mekar Jaya berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Mereka meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam dugaan pembakaran dan intimidasi, agar warga dapat kembali hidup tenang tanpa rasa takut. (AS)








