Ketua Umum AMPK JP Hutabarat Minta Kapolda Sumut Tindak Tegas Togel merk AK di Kecamatan STM Hilir, STM Hulu, dan Gunung Meriah

Deli Serdang – dstvnews.com //
Ketua Umum Aliansi Masyarakat Perduli Keadilan (AMPK) JP Hutabarat mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana S.IK., M.Si. untuk menindak tegas permainan judi tebak angka toto gelap (togel) merk AK atau Aseng Kayu di Kecamatan STM Hilir, STM Hulu, dan Gunung Meriah yang kian meresahkan masyarakat 27/2/2026

Sebagai putra daerah Ketua Umum AMPK mengaku miris melihat bebasnya aktivitas perjudian diwilayahnya, “Terkait judi togel sudah sangat memprihatinkan bagi AMPK, karena sudah sangat meresahkan bagi masyarakat apalagi saat ini kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan 2026. Kami minta kepada bandar atau bos judi togel ini untuk menghentikan aktivitas judinya dan kami juga meminta kepada Kapolresta Deli Serdang agar segera mengambil tindakan tegas terhadap bandar judi togel ini karena sudah sangat meresahkan bagi masyarakat.

Menurut informasi dari masyarakat dan laporan yang di sampaikan anggota kita, semua bandar judi togel sudah bernaung di merk AK atau Aseng Kayu.

Aseng Kayu (AK) ini memegang bisnis judi togel di Sumatera Utara termasuk Deli Serdang, bahkan sekarang sudah mengembangkan bisnis haramnya sampai ke pelosok Kecamatan STM Hilir, STM Hulu, dan Gunung Meriah. Di wilayah Kecamatan STM Hilir, STM Hulu, dan Gunung Meriah ini banyak saudara saudara kita dan banyak anggota AMPK yang berdomisili disana dan melaporkan aktivitas judi ini kepada kita.

Tolong kepada Bapak Kapolresta Deli Serdang dan Kapolda Sumatera Utara untuk turun dan menindak tegas bandar judi yang terkenal kuat ini.

Aktivitas judi togel ini harus dihentikan termasuk aktivitas judi dadu putar yang ada di Bandar Gugung Kecamatan Bangun Purba yang buka beberapa bulan terakhir ini.

Kalau tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum, maka kami dari AMPK akan turun melakukan aksi terkait judi togel ini yang sudah sangat meresahkan masyarakat”. ujar JP Hutabarat

Nando Ginting