UMKM Deli Serdang Tembus Pasar Ekspor, Kebutuhan 120 Ton Ubi per Bulan Jadi Bukti Kebangkitan Ekonomi Daerah

DELI SERDANG – dstvnews.com – Keberhasilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Deli Serdang menembus pasar ekspor menjadi bukti nyata meningkatnya daya saing produk lokal di pasar internasional. Tingginya permintaan bahan baku ubi kayu yang mencapai lebih dari 120 ton per bulan untuk produksi keripik ubi ekspor menunjukkan geliat ekonomi kerakyatan yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan pada Jumat (3/7/2026).

Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari berbagai program pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi produk, penguatan kemasan (branding), hingga perluasan akses pemasaran.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM agar mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap komoditas unggulan di Deli Serdang kami kaji secara menyeluruh, mulai dari potensi produksi, kebutuhan pasar, hingga peluang pengembangannya. Ubi kayu memiliki prospek yang sangat baik karena mampu memberikan nilai tambah bagi petani maupun pelaku industri pengolahan,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, meningkatnya kebutuhan ubi kayu hingga lebih dari 120 ton setiap bulan menjadi peluang besar bagi petani lokal untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat rantai pasok industri pengolahan. Produk olahan seperti keripik ubi dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan telah berhasil menembus pasar ekspor.

Selain mendorong peningkatan produksi, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga terus memperkuat program hilirisasi pertanian. Melalui pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah, komoditas lokal diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui Forum Bisnis Daerah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT APKASI ke-26 di Kabupaten Deli Serdang. Dalam forum tersebut dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antardaerah sebagai langkah strategis untuk memperluas jaringan pemasaran, menarik investasi, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan potensi ekonomi daerah.

Forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi berbagai produk unggulan Deli Serdang kepada ratusan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia yang menghadiri peringatan HUT APKASI.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap keberhasilan UMKM menembus pasar ekspor dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi pemasaran digital, serta membangun kemitraan yang lebih luas. Dukungan terhadap petani sebagai penyedia bahan baku juga akan terus diperkuat agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, dukungan pemerintah, serta inovasi para pelaku usaha, Deli Serdang optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan UMKM unggulan di Sumatera Utara. Keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan petani, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Reporter: Romson Nainggolan, A.Md.