Deli Serdang – Aksi mogok kerja kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang. Pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 09.30 WIB, puluhan buruh PT Panji Wira menggelar aksi mogok kerja dan unjuk rasa di depan pagar pabrik yang berlokasi di Jalan Medan–Lubuk Pakam Km 14, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Aksi tersebut dikoordinatori oleh Suprapto, yang menyampaikan bahwa mogok kerja dilakukan karena manajemen perusahaan diduga telah mengabaikan hak-hak normatif buruh selama berbulan-bulan.
Dalam orasinya, para buruh menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni:
Upah kerja buruh tidak dibayarkan selama kurang lebih 20 minggu, sehingga berdampak langsung pada kehidupan dan kebutuhan keluarga para pekerja.
Kekurangan pembayaran uang PHK terhadap 13 orang karyawan hingga kini belum diselesaikan, meski para pekerja telah menunggu cukup lama.
Tidak adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi buruh, yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan.
Koordinator aksi, Suprapto, kepada wartawan menegaskan bahwa pihak buruh telah melaporkan persoalan ini ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang serta kepada anggota DPRD Deli Serdang dari daerah pemilihan Lubuk Pakam. Namun hingga aksi mogok kerja digelar, belum ada respons nyata maupun penyelesaian dari pihak manajemen PT Panji Wira, maupun tindak lanjut dari instansi terkait.
“Kami sudah menempuh jalur resmi. Laporan sudah kami sampaikan ke dinas dan DPRD, tapi sampai hari ini tidak ada kejelasan. Manajemen pabrik juga tetap bungkam,” ujar Suprapto.
Para buruh menegaskan bahwa aksi mogok kerja dan unjuk rasa ini bukan keinginan mereka, melainkan bentuk keterpaksaan akibat hak-hak dasar buruh yang diduga tidak dipenuhi.
Mereka berharap pemerintah daerah, Dinas Ketenagakerjaan, serta DPRD Deli Serdang segera turun tangan secara serius untuk menegakkan aturan sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.
“Jika seluruh tuntutan kami dipenuhi sesuai aturan dan undang-undang, kami pastikan tidak akan lagi melakukan demonstrasi di depan pabrik PT Panji Wira,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Panji Wira belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan buruh tersebut.
Romson nainggolan,Amd.






