Deli Serdang – dstvnews.com
Aktivitas perjudian jenis meja tembak ikan kembali beroperasi di wilayah hukum Polsek Patumbak, Polrestabes Medan. Keberadaan praktik ilegal ini dinilai semakin meresahkan, terlebih karena berlangsung saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Berdasarkan pantauan awak media dstvnews.com pada Selasa (17/3/2026), di sebuah warung yang berlokasi di Jalan Pertahanan, Gang Besi, ditemukan satu unit mesin judi tembak ikan yang dijaga oleh seorang wanita. Di lokasi tersebut, terlihat beberapa orang tengah asyik bermain dan mencoba peruntungan mereka.
Menurut keterangan pemilik warung, mesin judi tembak ikan tersebut telah beroperasi sekitar satu minggu terakhir.
Selain itu, di lokasi terpisah, tepatnya di sebuah warung di samping jembatan Jalan Patumbak I – Ajibaho, juga ditemukan satu unit mesin serupa. Mesin tersebut dijaga oleh seorang wanita, namun belum terlihat aktivitas permainan karena baru mulai beroperasi satu hari.

Dari informasi yang dihimpun, mesin judi tembak ikan tersebut diduga milik seorang pria berinisial H, dengan koordinator lapangan bermarga Saragih.
Tidak hanya di dua lokasi tersebut, aktivitas perjudian ini juga disebut-sebut tersebar di beberapa titik lain di wilayah hukum Polsek Patumbak, di antaranya di sekitar belakang warung Pak Kulit, Patumbak II, Marendal I Pasar XII, serta sejumlah lokasi lainnya.
Menanggapi hal ini, Ketua OPAS Deli Serdang, Wira Ginting, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya praktik perjudian tersebut, apalagi terjadi di bulan suci Ramadhan.
“Saya sangat prihatin, karena aktivitas perjudian ini kembali beroperasi di saat masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa. Saya meminta Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, untuk segera menindak tegas praktik perjudian mesin tembak ikan ini,” ujarnya.
Ia juga meminta Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, untuk turun langsung menangani persoalan tersebut.
“Penindakan tegas sangat diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, serta untuk menjaga situasi kamtibmas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian terkait belum memberikan keterangan resmi.
(Nando Ginting)






