Awak Media Dihalangi dan Didorong Danru  Scuirity di Gudang J&T Saat Akan Melakukan Konfirmasi

DELI SERDANG – dstvnews.com / Seorang awak media mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melakukan konfirmasi di Gudang J&T yang berada di Jalan Besar Tembung, Dusun I, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 16.09 WIB.

Dalam kejadian tersebut, seorang pria yang mengaku bernama M. Taufik Ramadan Danru Scuirity disebut menghalangi dan mendorong awak media yang hendak melakukan konfirmasi terkait adanya informasi  tentang dugaan adanya Tujuh orang WNA yang sedang bekerja di J&T tembung , Scuirity membenarkan adanya ke tujuh WNA di Gudang J&T yang sedang memperbaiki mesin pabrik yang di didatangkan dari cina

Berdasarkan rekaman video yang diperoleh, pria tersebut terlihat meminta keterangan mengenai identitas dan surat tugas awak media. Dalam percakapan itu juga terjadi perdebatan dengan beberapa awak media, sebelum pria tersebut diduga mendorong salah seorang awak media.

Awak media yang berada di lokasi menyatakan kedatangannya bertujuan melakukan konfirmasi sebagai bagian dari proses jurnalistik sebelum informasi diberitakan.

“Kami datang dengan baik untuk melakukan konfirmasi. Namun, kami justru mendapat perlakuan seperti itu. Saya merasa didorong ketika hendak melakukan konfirmasi,” ujar salah seorang awak media yang mengaku mengalami kejadian tersebut.

Peristiwa itu kemudian direkam dan disebut telah disimpan sebagai barang bukti. Awak media yang bersangkutan menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila tidak ada penyelesaian terkait kejadian tersebut.

Secara umum, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan perlindungan terhadap kemerdekaan pers dan mengatur larangan menghambat atau menghalangi pelaksanaan kegiatan jurnalistik. Namun, penerapan pasal pidana terhadap suatu peristiwa tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia.

Atas kejadian tersebut, awak media meminta pihak manajemen J&T melakukan klarifikasi terkait status pria yang disebut bernama M. Taufik Ramadan Danru Scuirity, serta memberikan penjelasan mengenai kejadian di lokasi.

Awak media juga menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian apabila diperlukan, dengan melampirkan rekaman video sebagai bahan pendukung laporan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Gudang J&T Tembung maupun M. Taufik Ramadan belum memberikan klarifikasi terkait dugaan tindakan mendorong dan penghalangan terhadap awak media tersebut.

1K54n / Tim Investigasi