Tiga Pejabat Dinas Pendidikan Deli Serdang Dicopot

Deli Serdang _ dstvnews.com /
Tiga pejabat eselon IV di lingkungan Dinas Pendidikan resmi dicopot Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan setelah ketahuan memperjualbelikan proyek kegiatan kepada rekanan.

Ketiga pejabat yang ditendang Bupati dari jabatannya itu adalah Mujiono, selaku Kasi Sarana dan Prasarana SMP, Suwandi Napitupulu, Kasi Peserta Didik SMP yang juga menjadi Plt Sarana dan Prasarana SD, serta Seh Muli Pinem Kasi Kurikulum SMP.

Seorang pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan yang tak mau di sebutkan namanya, ” Mengatakan tiga pegawai Dinas Pendidikan deli serdang sudah dibebas tugaskan oleh Bupati Bupati deli serdang, karna Ketahuan oleh Bupati Deli Serdang, melakukan jual beli proyek karna sekarang Bupati kan sangat sensitif, kalau mendengar informasi seperti ujar seorang pegawai Disdik Deli Serdang kepada awak media. Rabu (6/11/2025).

Sebelum dicopot, Para pejabat tersebut sebelumnya sudah diperiksa oleh Inspektorat, atas instruksi Bupati deli serdang dr Asri Ludin Tambunan. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengakui perbuatannya. Bahkan kini penyidik internal kabarnya masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pejabat lain serta aliran dana hasil jual beli proyek tersebut.

Edwin Nasution ketika dikompirmasi mengatakan,” ketiga pegawai Dinas Pendidikan tersebut sudah diperiksa oleh tim Inspektorat, dan Sudah dijatuhi hukuman disiplin

Kasus ini sempat membuat Bupati deli serdang geram, hingga turun langsung ke kantor Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu. Dalam kunjungannya yang sempat direkam dan viral di media sosial, Bupati menyebut ada pejabat meminta fee proyek 18 hingga 20 persen.

Bupati mengatakan kejadian ini menjadi pukulan keras bagi seluruh pegawai agar berubah total dan tidak lagi menjadikan proyek pendidikan sebagai ladang keuntungan pribadi.

Terkait dugaan pemberian uang panjar untuk dapat proyek di sejumlah instansi baik dinas Pendidikan, Dinas PU atau Dinas Ciptakarya bukanla rahasia umum. Aparat penegak hukum saja yang tak minat mengusut hal itu.
Bukan itu saja, penyebab pencopotan juga disebut sebut terkait beredar info tentang ada jatah proyek untuk APH dan salah satu media dengan nilai proyek rehap toilet sebesar 1,2 Milyar.

Romson nainggolan,Amd.